Starberita - Medan, Komisi D DPRD Kota Medan mendesak Kepala Dinas (Kadis) Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan, Ir Sampurno Pohan, supaya segera mengundurkan diri dari jabatannya, karena terbukti tidak mampu menertibkan bangunan bermasalah serta upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Termasuk juga Kepala Bidang Pengedalian dan Pemanfaatan Drs Ali Tohar, serta Kasi Pengawasan Drs Darwin supaya dievaluasi.
Desakan itu disampaikan anggota Komisi D DPRD Kota Medan, H Denni Ilham Panggabean SH, pada kunjungan komisi ke instansi tersebut terkait evaluasi anggaran dan kinerja Dinas TRTB pada triwulan ke II TA 2013, Senin (17/6).
 
Menurut Denni, pembangunan di Kota Medan semakin semrawut, dimana semakin meningkatnya jumlah bangunan menyalah. "Terbukti, bangunan marak melanggar aturan namun tidak ada penertiban tegas dari Dinas TRTB. Keberanian tindakan tegas dari TRTB kok tak ada, ada apa?. Jangan bapak selalu berlindung dibalik kepintaran bapak, tapi tidak berani menindak bangunan yang melanggar aturan. Kalau bapak tak mampu baiknya mengundurkan saja," tegas Denni.
 
Sementara Sekretaris Komisi D, Drs Daniel Pinem, menuding pengawasan Dinas TRTB cukup lemah. “Kenapa bangunan yang mendapat surat peringatan bahkan sudah ditertibkan tetap saja berlanjut. Persoalan apa sebenarnya sehingga pemilik bangunan tidak pernah mengindahkan teguran Dinas TRTB, bahkan sering penertiban ketok manis," ujar Daniel.

Tudingan lebih ekstrim disampaikan Parlaungan Simangunsong, menuding Dinas TRTB terkesan “memelihara” bangunan menyalah di Kota Medan. Bahkan, ada oknum di Dinas TRTB dituding bukan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun hanya peningkatan Pendapatan Asli Pribadi (PAP).(TRI/MBB)
 

Beri Komentar


Security code
Refresh



>