Starberita - Jakarta - Pemerintah melihat pabrik gula yang beroperasi ternyata ada yang sudah berusia lanjut. Wajar kalau mesinnya tidak maksimal dalam mengolah tebu menjadi gula.


Menteri Pertanian Suswono mengatakan, pabrik tebu tua masih beroperasi sejak 1826. "Ada pabrik gula di Seragi zaman diponegoro 1826, itu gak efisien perlu revitalisasi," ujar Suswono di Jawa Timur, Jumat (7/3/2014).


Selain masalah pabrik gula yang perlu revitalisasi, lanjut Suswono Sumber Daya Manusia (SDM) pun juga harus ada revitalisasi. Artinya ada oknum pabrik gula yang mempermainkan rendemen atau kadar gula petani.


Sehingga, Suswono menjelaskan petani harus sibuk mengurusi rendemen yang imbasnya pada keuangan mereka.


Oleh karena itu, Suswono menganjurkan petani tidak lagi mengurusi rendemen ketika menjual tebu ke pabrik. "Ini sedang kita pikirkan, kedepanya cari formula menyerahkan tebu dibayarkan gak usah ngurusin rendemen itu menguntungkan petani. Kitas sedang dipikikan hal itu," jelasnya. (inc/YEZ)

Beri Komentar


Security code
Refresh



>