Starberita - Medan, Akibat dari perbuatan bejatnya dengan mencabuli anak majikan, Andra Juniaris (38), warga jalan Flamboyan, kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan ini, akhirnya harus merasakan dinginnya hotel prodeo.
Informasi yang diperoleh Starberita, Andra merupakan tukang kusuk pribadi AH (40), yang bertempat tinggal di Jalan Setia Budi Pasar VI, Medan Selayang, dan pada hari Rabu (28/11) sekira pukul 22.00 WIB, Andra dihubungi keluarga untuk datang kerumah.

Sesampainya di rumah, Andra langsung disuruh oleh istri AH, Frieda boru Tarigan (34), mengusuk AH yang ketika saat itu sedang sakit, dan Frieda bersama anaknya Irene boru Hutabarat(23) keluar rumah guna mencari makan malam.

Sedangkan di dalam rumah tersebut yakni AH, Bunga dan seorang anak laki-laki yang berada di kamar. Setelah memijat AH yang tertidur pulas merasakan nikmat pijatan pria berkumis tebal itu, pelaku melihat korban Bunga (bukan nama sebenarnya) yang duduk di kursi tepat disamping ayahnya tertidur, sembari memijat telapak kaki Bunga, Andra menawarkan kepada Bunga untuk memijatkan badannya.

Mendengar tawaran itu, Bunga pun menganggukkan kepalanya. Pada saat memijat kaki Bunga, seketika bocah yang masih duduk dibangku kelas VI SD itu, meminta izin ke kamar mandi kepada Andra. Namun, Bunga yang tadinya permisi ke kamar mandi, malah mengambil handphone Blackberry miliknya dan meletakkan hp tersebut disamping lemari, tepat dihadapan Andra beberapa meter dari tempat Bunga akan dipijat.

Usai meletakkan hp tersebut dengan menghidupkan video recorder, Bunga pun mendekati Andra untuk dilakukan pemijatan. Namun, pria bejat itu bukan malah memijat bungsu dari 3 bersaudara itu.Pria yang sudah menjadi tukang kusuk pribadi selama 20 tahun kepada AH itu malah menggonyoh-gonyoh payudara dan kemaluan Bunga. kemudian Bunga langsung berlari menuju kamar abangnya, usai mengambil hp blackberry yang berisikan rekaman aksi yang dilakukanAndra kepada dirinya.

Atas perlakuan tersebut Andra dilaporkan oleh pihak keluarga bunga ke Mapolsek Medan Sunggal, guna dilakukan pemerikasaan, ternyata setelah diperiksa dan dikumpulkan bukti-bukti, ternyata Andra terbukti bersalah dan harus mendekam di hotel Prodeo.

Saat dikonfirmasi Starberita, Kapolsekta Medan Sunggal AKP Marthin Luther Dachi melalui Kanit Reskrim Iptu Bambang Gunanti Hutabarat, Jumat (30/11) membenarkan atas kejadian yang terjadi, dan sudah mengamankan tersangka."Korban sudah melaporkan kejadian tersebut pada Kamis kemarin. Tersangkanya juga sudah kita amankan diruangan UPPA. Tersangka terlibat pasal 81 Subs 82 KUHPidana tentang pencabulan kepada anak dibawah umur dengan acaman hukuman 15 tahun penjara," tandasnya.(Rez/MBB)

Beri Komentar


Security code
Refresh


>