alt

Starberita - Tanjung Morawa, Ratusan pensiunan karyawan PTPN II dari Kebun Gohor Lama dan Kebun Tanjung Beringin, Langkat, melakukan unjuk rasa damai ke kantor direksi PTPN II, Tanjung Morawa, Senin (11/3) sekira pukul 10.00 Wib, untuk menuntut pembayaran SHT (Santunan Hari Tua), Jamsostek dan penghargaan 25 tahun (Jubileum).



Para mantan karyawan kebun perusahaan negara ini meminta agar pihak perusahaan segera membayar SHT yang selama ini dijanjikan akan dibayar, tetapi kenyataannya hingga kini tak ada realisasi yang jelas. Begitu juga dengan pembayaran Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja) dan pemberian penghargaan masa kerja 25 tahun (Jubileum), yang belum diberikan kepada yang berhak.

Kordinator aksi, Adi Taslim, di damping H Hardi Mulyono SE MAP, yang merupakan anggota DPRD Provinsi Sumut dari Fraksi Golkar, dalam tuntutannya meminta agar pembayaran SHT bagi pensiunan tahun 2004-2012 segera direalisasikan, begitu juga klaim Jamsostek, serta pemberian Jubileum bagi karyawan yang telah mengabdi selama 25 tahun.

Pihak PTPN II melalui Direksi Rencana dan Pengembangan, Hakim Bako dan beberapa stafnya, kemudian menerima perwakilan pihak pengunjukrasa. Hasil pertemuan menyepakati bahwa pembayaran SHT tuntuk pensiunan tahun 2004-2005 akan segera dibayar pada bulan April 2013 ini. Untuk pensiunan tahun 2006 akan dibayar bertahap dan berjadwal yang akan diumumkan bulan April ini, dan pembayaran SHT ini akan disalurkan langsung kepada yang berhak melalui rekening BRI.

Sedangkan Jamsostek akan akan dibayar setelah pihak PTPN II mengadakan penyesuaian data dengan Jamsostek, dan untuk mendapat data ini akan dilakukan koordinasi antara para pensiunan dan pihak SDM (Sumber Daya Manusia) kantor direksi  engan Kebun Gohor Lama dan Tanjung Beringin, dan Jubileum akan segera diberikan sesuai aturan yang berlaku.

Pihak PTPN II melalui Hakim Bako berharap agar kesepakatan ini dapat berlangsung dan dilaksanakan dengan baik, dengan tetap menjaga situasi yang kondusif. Para pengunjuk rasa akhirnya membubarkan diri setelah mendengar butir kesepakatan antara kedua belah pihak.(Bob/MBB)

Beri Komentar


Security code
Refresh



>