Starberita - Medan, Dalam waktu dekat TNI/Polri akan melaksanakan latihan gabungan penaggulangan teroris di Kota Medan. Sebab, Kota Medan merupakan salah satu penyelenggaran KTT APEC 2013.


Kepastian pelaksanaan latihan gabungan itu sebagaimana disampaikan Pangdam I/BB, Mayjen TNI Lodewijk F Paulus, ketika meninjau Kantor Walikota Medan, Rabu (10/4).


Peninjauan itu adalah untuk mengecek kondisi Balaikota yang akan digunakan sebagai  salah satu tempat latihan gabungan. "Latihan gabungan kita rencananya akan digelar, Rabu (17/4) mendatang," sebut Pangdam.


Ketika melakukan peninjauan, Pangdam I/BB didampingi Dandim 0201/BS beserta sejumlah perwira tinggi di jajaran Kodam I/BB ditambah dengan beberapa personel  pasukan Raider 100 dan Brimob Poldasu.


Kedatangan Pangdam disambut Walikota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM, didampingi Sekda Ir Syaiful Bahri Lubis MM beserta sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Medan.

               

Selanjutnya, Pangdam mengecek kondisi Balaikota, terutama halaman bagian depan, termasuk sisi kiri dan kanan Balaikota. Setelah itu Pangdam menginstruksikan kepada personel Raider 100 dan Brimob Poldasu untuk membentuk sejumlah formasi yang telah dipersiapkan dalam latihan anti teroris tersebut. Kemudian Pangdam pun menjelaskan kepada Walikota kegunaan formasi yang dibentuk dalam mengatasi teroris.

               

Selesai menampilkan sejumlah formasi, kemudian Pangdam I/BB beserta rombongan diikuti Walikota meninjau Lapangan Benteng Medan dengan berjalan kaki untuk melihat renovasi yang tengah berlangsung. Menurut Pangdam, renovasi  kini dalam tahap penyelesaian akhir. 

               

“Lapangan Benteng kini masih dalam proses pengerjaan, biayanya berasal dari Pemko Medan, sedangkan para pekerjanya dari unsur TNI dan beberapa pekerja bangunan. Insya Allah akan kita resmikan  pada 12 April mendatang.  Peresmian akan diisi dengan lomba Paskibra se-Sumatera Utara,” jelasnya.

               

Selanjutnya, tambah Pangdam, selang tiga hari kemudian, tepatnya 17 April akan digelar apel bersama TNI/Polri, pelajar dan OKP. Dalam apel bersama tersebut, Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro akan bertindak sebagai inspektur upacara. Apel bersama ini dilanjutkan dengan latihan penanggulangan teroris, termasuk operasi pembebasan Sandra.

               

Menurut Pangdam, latihan  gabungan ini akan melibatkan pasukan anti teror Raider 100 dan Brimob Poldasu. Sebelumnya, pasukan ini telah melakukan latihan bersama di Namu Sira-Sira, Kabupaten Langkat. 


“TNI dan Polri siap melakukan pengamanan untuk menjadikan Kota Medan tetap aman dan kondusif, terutama dalam mengamankan pelaksanaan KTT APEC 2013,” tegasnya. (TRI/YEZ)

Beri Komentar


Security code
Refresh



>