Starberita – Jakarta, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia sedikit bernafas lega. Pasalnya, pemerintah memperpanjang batas pensiun PNS yang menduduki jabatan eselon I, eselon II ataupun jabatan fungsional dari usia 60 menjadi 62 tahun.


“Perubahan ini karena aturan lama sudah tidak sesuai. Kebijakan ini untuk mengatur atau memfasilitasi pejabat eselon I yang dinilai karena kecakapannya," kata Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kempan dan RB), Muhammad Imanuddin, Kamis (11/4).


Namun, sebut Imanuddin, tidak semua PNS itu pensiun di usia 62 tahun,  karena ada beberapa syarat yang boleh melanggengkan jabatan PNS tersebut hingga usia 62 tahun.


Diantara syarat-syarat itu, sambung Imanuddin, adalah PNS tersebut harus memiliki keahlian dan pengalaman yang sangat dibutuhkan organisasi. Memiliki kinerja yang baik, memiliki moral dan integritas yang baik serta sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan oleh keterangan dokter.


“Ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 19 tahun 2013 tentang Perubahan Keempat atas PP No. 32 tahun 1979 tentang Pemberhentian PNS,” ujarnya.


Perpanjangan usia pensiun ini, menurut pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio, kebijakan tersebut akan menghambat regenerasi di pemerintahan. "Kalau sudah tua istirahat saja, berikan kesempatan bagi pemuda karena pemikirannya lebih segar. Dan kebijakan ini juga memboroskan anggaran karena harus membayar tunjangan jabatan,” ujarnya. (kom/YEZ)

Beri Komentar


Security code
Refresh


>