Starberita - Medan, Disaat ketua DPC Partai Gerrindra kota Medan, Yohana Pardede menyerahkan berkas perbaikan calegnya usai penutupan pendaftaran di KPU kota Medan, Jalan Kejaksaan, salah seorang kader Gerindra yang juga merupakan ketua PAC Gerindra Medan Timur mendatangi KPU Kota Medan, dan memprotes susunanan caleg yang dibawa Yohana Pardede.
"Kami tidak pernah diakomodir sebagai ketua PAC, Saya tidak takut dikeluarkan dari Gerindra " ujar Oscar Jambak Ketua PAC Medan Timur dengan suara tinggi. Oscar tampak tidak berhenti memprotes susunan caleg yang dibawa Yohana, dan menuntut sejumlah PAC yang tidak diakomodir.

"Kalau bukan karena pak Prabowo saya tidak akan berkorban di partai ini", tambah Oscar. Mendapat protes dari kadernya, Yohana Pardede tampak terdiam di kursinya bersama pengurus yang mendampinginya. Sementara kader yang lain berusaha membawa Oscar keluar dari ruangan. Namun  karena Oscar tampak mempertahankan dirinya, terpaksa salah seorang komisioner KPU memerintahkan petugas keamanan untuk mengeluarkan Oscar dari ruangan Kantor KPU.

Diluar kantor KPU Oscar yang didampingi oleh ketua PAC Medan Tuntungan dan Medan Kota mengungkapkan, bahwa terdapat 5 ketua PAC yang tidak diakomodir ketua PAC sebagai caleg. Kelima keta PAC tersebut adalah PAC Medan Timur Oscar Jambak, PAC Medan Selayang, PAC Medan Area, PAC Medan Baru, dan PAC Medan Kota.

"Kita diusulkan caleg dan sudah urus semua surat dan berkas, namun kami tidak diakomodir oleh mereka",tambah Oscar sambil menirukan jawaban Yohana bahwa  diantara susunan caleg tersebut terdapat calon titipan dari DPP. Bahkan Oscar juga mengungkapkan bahwa diantara caleg yang diusung tersebut salah satunya terdapat anggota PNS (Pegawai Negeri Sipil) di Jasa Raharja dengan inisial "AS".

"Saya siap dipecat, pimpinan kota Medan tidak becus", teriak Oscar dari luar ruangan pendaftaran KPU kota Medan.(YND/MBB)


Beri Komentar


Security code
Refresh



>