Starberita - Medan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan dengan tegas meminta Walikota Medan untuk mengevaluasi jabatan Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Medan yang dipegang, Syarif Armansyah Lubis, karena tidak maksimal dalam melakukan kinerjanya.

"Tufoksinya dia (Kadis, red) bukan disitu," tegas Sekretaris Komisi B DPRD Kota Medan, HT Bahrumsyah SH, Rabu (1/5) menanggapi aspirasi buruh atas kinerja Disosnaker.

Bahrumsyah mengakui, kalau pengawasan Disosnaker sangat lemah terhadap perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Medan. "Itu dibuktikan masih banyaknya persoalan-persoalan yang tidak terselesaikan oleh Disosnaker," sebut Sekretaris Fraksi PAN ini.

Sementara Ketua Komisi B, Hj Srijati Pohan, juga sangat menyesalkan kinerja Disosnaker yang tidak mengawasi perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Medan. "Dari kunjungan kita ke lapangan, bukan hanya urusan-urusan pekerja yang tidak beres, juga ada perusahaan yang tidak terdaftar di Disosnaker," katanya.

Terkait permintaan buruh untuk mempertanyakan penggunaan dana sebesar Rp600 juta untuk perayaan May Day, Juliaman Damanik, menambahkan akan meminta pertanggungjawabannya. "Kita sangat menyesal kalau memang semua elemen buruh tidak dilibatkan di dalamnya," katanya.

Sebelumnya sejumlah elemen buruh menyampaikan aspirasinya ke DPRD Kota Medan dalam peringatan May Day. Beberapa aspirasi yang disampaikan diantaranya mempertanyakan penggunaan anggaran Rp600 juta untuk perayaan May Day serta meminta pengawasan terhadap pelaksanaan UMK tersebut. (TRI/YEZ)

Beri Komentar


Security code
Refresh


>