Starberita - Medan, Poldasu dan Polresta Medan telah mengamankan 14 orang saat terjadi bentrokan antara polisi dengan mahasiswa HKBP Nomensen. Dari ke-14 yang diamankan itu, tiga orang diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Ada 14 orang yang kita amankan, tiga orang sudah tersangka, sisanya akan kita pulangkan, tapi itu masih kita periksa lagi," kata Kapoldasu Wisjnu Amat Sastro, Kamis (16/5).

Tapi sayangnya, Wisjnu enggan menyebutkan secara ringkas nama pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. "Ketiganya mahasiswa Nomensen. Nanti dulu kita periksa lagi," jelas dia.

Ke-14 yang diamankan itu yakni Ridoi Purba (35) warga Jalan Pelita I Medan, mahasiswa Nomensen. Ahmad Syaril (17) warga Jalan Gaharu no 7, wiraswasta. Mhd Syafrudin Bangun (23) warga Jalan Al Fatah, mahasiswa UMSU.

Reinhard Hutasoit (19) warga Jalan HM Said, pelajar SMK. Ahmad Yusuf Nasution (24) warga Jalan Bersama Gang Padang Medan Tembung, supir.
Joni Dimas Tamara (17) warga Jalan Asrama Kawilhan Blok D no K70, SMK Medan Putri.

Mhd Syahfrizal (19) warga Jalan Tuasan Gang Rukun no 19, kuli bangunan. Trisna Made (18) warga Jalan Muara Sipongi no 59, mahasiswa Harapan. Rizal (17) warga Jalan Gaharu, tukang parkir. Frans Sihombing (20) warga Jalan SM Raja no 183, mahasiswa Nomensen.

Mhd Arsad (19) warga Jalan Muara Sipongi no 20 D, pedagang bakso. Zufri Nainggolan (25) warga Jalan Sejati Gang Sitinjak no 3, mahasiswa Nomensen. Orlando Saragi (22) warga Jalan Tuasan Pasar 3 Gang Tapian, mahasiswa Nomensen. Doli Pasaribu (21) warga Jalan Pelita II, mahasiswa Nomensen.

Dari seluruh yang diamankan ini, sebagian besar mengalami luka dibagian kepala. (SAT/YEZ)

Beri Komentar


Security code
Refresh