Starberita - Jakarta, Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi mendakwa mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Waryono Karno telah memperkaya diri sendiri.
"Melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi, yakni terdakwa Rp150 juta dan orang lain yakni Sri Utami sebesar Rp2.398.430.536," kata jaksa Fitroh Rohcahyanto saat membacakan dakwaan Waryono Karno di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Rasuna Said, Kamis (7/5).

Dalam surat dakwaan, disebut juga selain memperkaya Sri Utami, terdakwa Waryono Karno juga memperkaya pihak lain dengan memberikan uang kepada Bambang Wijiatmoko sebesar Rp20 juta, Agus Salim Rp200 juta, Arief Indarto Rp5 juta, Poppy Dinianova Rp585,6 juta.

Kemudian untuk Jasni sebesar Rp474.694.579, Teuku Bahagia alias Johan Rp1.155.034.734, Sutedjo Sulasmono Rp81 juta Cawa Awatara Rp30 juta, Agung Pribadi Rp25 juta, Suryadi Rp5 juta, Indah Pratiwi Rp157.779.412.

"Widido sebesar Rp103.769.185, Victor Cornelis Maukur Rp 459.719.490, Drajat Budianto Rp210 juta, Dwi Purwanto Rp15 juta, dan Bayu Prayoga sebesar Rp800 juta," beber Fitroh.

Tak hanya itu, Waryono juga memberikan uang kepada Daniel Sparingga (mantan Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Rp185 juta, kepada Haris Darmawan sebesar Rp3 juta, Sugiono Rp60.862.877, Tri Joko Utomo Rp366.366.039, Matnur Tambunan Rp155.921.811.

Selanjutnya, untuk Kausar Armanda sebesar Rp209.740.429, Darwis Usman Rp158.576.462, Wayan Mulus Desi Herlinda Rp10.745.032, Anwar Rasyid Rp8.721.246. Serta memperkaya korporasi yakni untuk Yayasan Pertambangan dan Energi (YPE) sebesar Rp 866.500.000, CV Bintang Kreasi Pertama, CV Ari Sindo Pratama, dan CV Wanni Star dengan total diberikan sebesar Rp




Beri Komentar


Security code
Refresh



>